Gunung Bromo

Gunung Bromo Sekilas tentang G.Bromo

Gunung Bromo adalah gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang diberi nama berdasarkan gunung-gunungnya, yang terbesar adalah Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.

 

Gunung Bromo terletak di dalam kaldera Tengger yang besar, dikelilingi oleh Laut Pasir (Lautan Pasir) yang terbuat dari pasir vulkanik halus. Kawah Gunung Bromo memiliki salah satu pemandangan vulkanik paling spektakuler di dunia. Kawah ini berukuran sekitar 800 meter dari tepi ke tepi dan lautan pasir menyebar sekitar 5 kilometer dari utara ke selatan. Gumpalan asap putih dan asap belerang mengepul dari dasar kawah.

Gunung Bromo mempunyai arti penting bagi masyarakat Tengger yang menganut agama Hindu. Gunung berapi memainkan peran penting dalam agama, mitos dan ritual mereka. Masyarakat Tengger melakukan ziarah Yadnya Kasada tahunan ke kaldera untuk memberikan persembahan berupa beras, buah-buahan, sayuran, bunga dan hewan ternak kepada dewa gunung dengan cara melemparkannya ke dalam kawah.

Cara Menuju Gunung Bromo

Cara paling umum untuk mencapai Gunung Bromo adalah dengan terbang ke bandara Surabaya atau Malang. Surabaya adalah kota terbesar di Jawa Timur dan terhubung dengan baik ke berbagai destinasi di Indonesia dan Asia Tenggara. Malang lebih kecil tetapi masih memiliki penerbangan reguler.

 

Dari bandara malang maupun surabaya, Anda perlu menggunakan transportasi tambahan untuk sampai ke Gunung Bromo. Desa terdekat adalah Cemoro Lawang yang terletak tepat di tepi Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

 

Ada beberapa pilihan untuk pergi dari bandara ke Cemoro Lawang:

 

  • Kereta Api – Dari Stasiun Gubeng Surabaya Anda bisa naik kereta api menuju Stasiun Probolinggo. Dari sana naik mobil atau bus ke Cemoro Lawang. Kereta beroperasi sepanjang hari dan memakan waktu 3-4 jam.
  • Bus – Bus antar-jemput langsung berangkat dari bandara Surabaya dan Malang ke Cemoro Lawang. Bus dapat memakan waktu 3-5 jam tergantung lalu lintas. Pastikan untuk memesan terlebih dahulu.
    Mobil pribadi – Menyewa mobil dan sopir pribadi populer karena fleksibilitasnya. 

Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam dari Surabaya dan 2 jam dari Malang. Biaya tergantung pada ukuran kendaraan.

 

Transportasi bersama – Minivan lokal bersama beroperasi antara stasiun kereta Probolinggo dan Cemoro Lawang. Pilihan termurah tapi paling tidak nyaman.

 

 

Sesampainya di Cemoro Lawang, pemandangan utama Gunung Bromo hanya tinggal berjalan kaki atau menunggang kuda.

 

 

Kapan Mengunjungi Gunung Bromo

 

 

Waktu terbaik mengunjungi Gunung Bromo adalah saat musim kemarau pada bulan April hingga Oktober. Periode ini memiliki cuaca yang bagus dan langit cerah, memberikan kondisi optimal untuk melihat Gunung Bromo.

 

Bulan Januari hingga Maret sebaiknya dihindari sebisa mungkin, karena saat ini adalah musim hujan di wilayah tersebut. Hujan deras sering terjadi selama bulan-bulan ini, menyebabkan jarak pandang rendah dan kondisi jalur pendakian berlumpur. Hujan juga dapat berdampak pada akses jalan menuju Gunung Bromo.

 

Puncak kunjungan ke Gunung Bromo terjadi pada saat liburan sekolah di bulan Juni dan Juli. Ini adalah waktu perjalanan yang populer bagi keluarga Indonesia. Harapkan lebih banyak orang jika bepergian selama periode ini dan lakukan reservasi penginapan jauh-jauh hari.

 

Waktu yang paling tidak ramai adalah pada bulan September dan Oktober. Cuacanya masih kering tetapi sebagian besar wisatawan sudah pulang pada saat ini. Mereka yang bersedia menerima kemungkinan peningkatan kabut asap dari kebakaran hutan regional akan mendapatkan pengalaman yang lebih intim dan tenteram di Gunung Bromo selama musim gugur.

 

 

Jalur Pendakian Gunung Bromo

 

Gunung Bromo menawarkan beberapa jalur pendakian terbaik di Indonesia. Lanskap vulkanik yang ikonik memberikan latar belakang yang unik dan dramatis bagi para pendaki. Berikut adalah beberapa jalur pendakian terbaik untuk dikunjungi:
Gunung Penanjakan

 

Jalur ini mengarah ke puncak Gunung Penanjakan yang berada di ketinggian 2.770 meter di atas permukaan laut. Ini adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit di atas Gunung Bromo dan Laut Pasir. Sebagian besar tur akan membawa Anda ke sini sebelum fajar untuk menyaksikan matahari terbit. Pendakian memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam. Di puncak, Anda akan disuguhi pemandangan lanskap vulkanik dan lautan awan.
Lingkar Kawah Gunung Bromo

 

Bagi yang ingin melihat kawah gunung berapi dari dekat, pendakian tepi kawah Gunung Bromo adalah suatu keharusan. Dimulai dengan menaiki sekitar 250 anak tangga untuk mencapai titik pandang tepi kawah. Dari sini, Anda dapat mengintip ke dalam kawah yang membara dan mencium bau belerang. Sudut pandangnya berada di ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut. Pendakian pulang pergi memakan waktu 1-2 jam. Pastikan untuk membawa masker atau syal untuk melindungi dari gas vulkanik.

 

Di seberang Laut Pasir

Pemandangan Laut Pasir yang unik di sekitar Gunung Bromo membuat pendakian terasa seperti dunia lain. Berjalan kaki melintasi pasir vulkanik merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Dibutuhkan sekitar 30-45 menit untuk mendaki dari titik pandang tepi kawah melintasi Laut Pasir menuju candi Hindu di kaki Gunung Bromo. Sepanjang perjalanan, nikmati pemandangan lanskap berpasir dengan puncak gunung berapi yang dramatis.

 

 

Pilihan Wisata Gunung Bromo

Gunung Bromo menawarkan berbagai pilihan wisata bagi pengunjung untuk merasakan gunung berapi aktif dan pemandangannya yang menakjubkan. Memilih tur yang tepat bergantung pada anggaran, preferensi, dan tingkat fleksibilitas yang Anda inginkan.
Tur Jeep Berpemandu

 

Tur jeep berpemandu adalah cara populer untuk menjelajahi Gunung Bromo. Pengemudi lokal yang berpengetahuan akan membawa Anda dengan jip ke tempat-tempat pemandangan terbaik dan memberikan informasi tentang gunung berapi. Tur Jeep dimulai lebih awal, sekitar pukul 3-4 pagi, untuk menyaksikan matahari terbit di atas Gunung Bromo. Tur berlangsung 4-5 jam. Tur jeep ditawarkan sebagai tur pribadi atau tur kelompok kecil.

 

Tur Pribadi

Tur jip pribadi memungkinkan Anda menyesuaikan pengalaman Bromo Anda. Anda naik jip hanya dengan grup dan pemandu Anda. Tur pribadi memberikan fleksibilitas waktu mulai dan memungkinkan Anda menghabiskan lebih banyak atau lebih sedikit waktu di setiap sudut pandang. Mereka memberi Anda kemampuan untuk meminta pemandu Anda berhenti untuk mengambil foto atau jalan memutar. Tur jip pribadi lebih mahal daripada tur grup.

 

Tur Grup

Tur jeep grup menawarkan cara hemat untuk melihat Gunung Bromo. Anda naik jip bersama wisatawan lain, mengikuti rencana perjalanan yang telah ditentukan. Tur grup memiliki waktu mulai yang tetap, biasanya sekitar pukul 3-4 pagi untuk melihat matahari terbit. Pemberhentian di tempat yang diabaikan diatur waktunya. Tur grup dipimpin oleh pemandu berpengalaman. Wisatawan yang ingin bertemu orang lain sering kali menikmati pengalaman sosial tur kelompok.
Tur Tanpa Pemandu

 

Anda dapat mengunjungi Gunung Bromo secara mandiri dengan mengatur kendaraan Anda sendiri dan menavigasi sendiri sudut pandangnya. Hal ini menawarkan fleksibilitas maksimum namun memerlukan perencanaan tingkat lanjut dan pengetahuan mengenai area tersebut. Menyewa mobil atau sopir untuk tur mandiri lebih disarankan daripada transportasi umum. Tur berpemandu mandiri memungkinkan Anda menentukan timeline Anda tetapi tidak mendapatkan komentar terpandu tentang gunung berapi.

 

Tempat Menginap Dekat Gunung Bromo

Cemoro Lawang merupakan kota gerbang utama menuju Gunung Bromo dan menawarkan banyak pilihan penginapan. Desa kecil ini terletak tepat di tepi kaldera dan menyediakan akses mudah ke Gunung Bromo.

 

Terdapat berbagai penginapan dan homestay lokal di Cemoro Lawang yang melayani berbagai anggaran. Sebagian besar menawarkan akomodasi dasar namun nyaman dengan fasilitas seperti air panas, wifi, dan sarapan. Penginapan populer antara lain Lava View Lodge, Bromo Cottages, dan Cafe Lava Hostel.

 

Di luar taman nasional juga terdapat beberapa resor kelas atas, seperti Jiwa Jawa Resort dan Bromo Lodge. Ini memiliki fasilitas tambahan seperti kolam renang, restoran, dan spa. Kelemahannya adalah mereka jauh dari tempat wisata utama.

 

Untuk pengalaman unik, pertimbangkan untuk berkemah di Gunung Penanjakan. Titik pandang ini memberikan pemandangan ikonik kaldera dan lautan pasir. Anda bisa mendirikan tenda dan menyaksikan matahari terbit di atas Gunung Bromo. Bersiaplah untuk suhu dingin di ketinggian ini.

 

Tips Kesehatan dan Keselamatan Gunung Bromo

Saat mengunjungi Gunung Bromo, penting untuk selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Berikut beberapa tipnya:

Bawalah pakaian hangat untuk pagi hari.